• Status Order
  • Tlp: 085716204599
  • SMS/WA: 085716204599
  • Line : gaban01
  • BBM : 7C1A0A94
  • mrgaban01@gmail.com
  • Layanan Online:
Terpopuler:

Misi Mark Zuckerberg Hancurkan Google Plus

07 June 2016 - Kategori Blog

mark zuckerbergSebagai pembesut utama Facebook, Mark Zuckerberg yang terlihat sebagai pribadi pendiam ternyata diam-diam berambisi untuk menggilas social media yang menjadi rival-rival facebook tidak terkecuali Google Plus yang menjadi social media andalan Google saat ini

Ambisi Mark Zuckerberg untuk menghancurkna Google Plus ini terungkap dalam buku berjudul berjudul ‘Chaos Monkeys: Obscene Fortune and Random Failure in Silicon Valley’ yang ditulis oleh mantan karyawan Facebook Antonio Garcia Martinez. Mark pernah mengungkapkan keinginannya tersebut pada tahun 2011 dimana Google plus diluncurkan pada bulan juni 2011 yang dianggap sebagai pukulan ubuat Facebook

“Zuck menyamakannya seperti ancaman Soviet yang menaruh nuklir di Kuba pada 1962.” Demikian salah satu kutipan Antonio Garcia Martinez dalam buku tersebut yang dipublikasikan Vanity Fair

Pada mulanya Google meremehkan perkembangan Facebook karena merasa dominasi mesin pencari Google tidak bakan tersaingi. Namun anggapan tersebut berubah setelah para Googler, sebutan untuk karyawan Google yang satu demi satu pindah ke Facebook. Hingga akhirnya seperti dikutip dalam buku tersebut “Google mulai membuat kebijakan, Googler yang ditawari pindah ke Facebook akan diberi penawaran yang berlipat kali lebih menarik. Namun kebijakan ini tak menghentikan lebih banyak Googler pindah ke Facebook,” tulis Martinez.

Namun para Googler yang pindah ke Facebook tersebut dianggap sebagai keuntungan tersendiri oleh Google, karena Google tahu persis kapasitas dan kekuatan orang-orang yang pindah ke Facebook ini. Kelebihan ini diterapkan dalam aplikasi jejarin Google Plus serta menghindari kekurangan-kekurangannya. Martinez memberi catatan, Google Plus terlihat lebih baik dalam hal tertentu yang tidak dimiliki Facebook. “Dengan mendaftar Google Plus, secara otomatis memberikan Anda akses ke pengalaman seluruh layanan Google. Potensi pertumbuhannya sangat nyata,” kata Martinez

Namun tidak disangka, kondisi ini kemudian berbalik, kekhawatiran Mark bahwa Google akan mengambil Facebook dijadikan tekad untuk menghancurkan Google Plus pada tahun 2011 yang disebutnya sebagai “lockdown”. “Lockdown adalah pernyataan perang, diibaratkan dengan kondisi ketika tidak seorang pun bisa meninggalkan gedung, sementara Facebook berupaya menghalau ancaman, baik secara kompetitif maupun teknis,” terang Martinez

Pernyataan perang ini disampaikan secara terang-terangan pada saat peluncuran Google Plus oleh Google. “Kalian tahu, salah satu orator Romawi favorit saya selalu mengakhiri pidatonya dengan ‘Carthago delenda est‘. (Artinya) Carthago harus dihancurkan. Saya berpikir tentang itu sekarang,” demikian Martinez mengutip ucapan Zuck dalam pidato ‘lockdown‘ yang disampaikannya. Bagi Zuck, Carthage adalah Google Plus.